Seminar Regional Biologi I dan Pembentukan PBI Cabang Jambi

19/10/2016

pbi-1Tarian Pembuka

Tema

“Meningkatkan Peran Biologi dalam Pembangunan Daerah Jambi”
Hotel Golden Harvest – Jambi,  15 Oktober  2016

Seminar Regional Biologi I dan Pembentukan Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI) Cabang Jambi telah diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (Unja) pada Sabtu, 15 Oktober 2016 di Golden Harvest Hotel Jambi.  Tema Seminar adalah ” Meningkatkan Peran Biologi dalam Pembangunan Daerah Jambi”.

Acara tersebut dibuka oleh Dr. Bambang Hariyadi, M.Si. selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dan melaporkan bahwa peserta seminar selain dosen, melibatkan juga guru-guru SMA yang mengajar biologi dari berbagai Kabupaten di Jambi. Beliau juga menyampaikan dengan terbentuknya wadah bagi para biologi yaitu PBI Cabang Jambi, maka para biologiwan (dosen, guru, praktisi dan pemerhati biologi) dapat berpartisipasi, meneliti, mengajar, dan sebagainya, yang terkait dengan aset biologi untuk kemajuan Indonesia, dan Jambi khususnya.

Selanjutnya dalam Sambutan Ketua Umum PBI, Dr. Siti Nuramaliati Prijono menyampaikan bahwa masih banyak yang bisa digali dari Propinsi Jambi khususnya potensi dari tumbuhan dan hewan yang berada di hutan-hutan.   Untuk itu masih banyak peluang bagi Dosen, Guru dan mahasiswa untuk mengeksplorasi dan menggali potensi keragaman hayati tersebut. Acara Seminar dibuka oleh Dekan FKIP yang diwakili oleh Dr. Syamsurizal, M.Si.
pbi-3Pelantikan pengurus PBI Cabang Jambi dilakukan langsung oleh ketua PBI Umum Dr. Siti Nurmaliati Prijono dan dihadiri oleh sekretaris PBI Pusat Dr. Wartika Rosa Farida, Dekan FKIP yang diwakili oleh Dr. Syamsurizal, M.Si, serta Akademisi Biologi Provinsi Jambi. Ketua Umum PBI mengatakan bahwa menjadi tugas dari Pengurus dan anggota PBI di wilayah Jambi untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan bagi kehidupan melalui bidang penelitian ataupun pendidikan biologi.   Selain itu PBI Cabang Jambi hendaknya mensosialisasikan bahwa ilmu biologi sangat penting dalam kehidupan manusia dan hendaknya dapat membantu permasalahan yang ada di Jambi serta membantu memberikan kebijakan untuk mencari jalan keluar.

pbi-2Dalam konferensi Press, Dr Tedjo Sukmono, M.Si., Ketua PBI Cabang Jambi yang baru dilantik mengatakan akan menggelar agenda penelitian biologi yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu PBI Cabang Jambi sebagai salah satu organisasi ilmiah akan bekerjasama dengan berbagai jurnal ilmiah sehingga dapat menaikkan nilai kareditasi jurnal ilmiah tersebut.  Selanjutnya menurut Dr. Tedjo, PBI Cabang Jambi dapat mewadahi peneliti dibidang biologi untuk melakukan penelitian secara terstrukur dalam upaya pelestarian serta pembangunan di Jambi.


SEMINAR SETENGAH HARI (Gratis)

25/09/2015

pbi-2


PBI Gelar Seminar Untuk Motivasi Peneliti Sumber Daya Alam Papua

22/09/2015
Lili

Ketua Perhimounan Biologi Indonesia (PBI) Siti Nuramaliati

Jayapura, beritalima.com – Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI) menggelar seminar nasional Biologi di Auditorium Universitas Cenderawasih 08-10 September 2015.

Ketua umum Perhimpunan Biologi Indonesia, Siti Nuramaliati dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan seminar bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang potensi keanekaragaman hayati di Papua, dan juga mendorong peneliti-peneliti di Papua bisa menggali Potensi keanekaragaman hayati sehingga selain untuk ilmu pengetahuan juga bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Seminar kali ini diselenggarakan Karna keanekaragaman hayati di Papua melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga dengan teknologi mampu meningkatkan nilai tambah, misalnya jika ada satu tumbuhan yang jika dilakukan riset teknologi maka bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat, misalkan untuk obat-obatan dan lain sebagainya,” katanya, Rabu (8/9/2015).

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan seminar biologi tersebut, diharapkan bisa memberikan motivasi kepada seluruh peneliti di Papua agar bersemangat untuk menggali potensi yang kekayaan alam di Papua, meskipun di akuinya, perkembangan peneliti biologi di Papua masih sangat lamban, baik dari segi penguasaan teknologinya, maupun peminat ilmu pengetahuan itu sendiri.

“Untuk di Papua memang masih lamban, karena ilmu biologi ini kan butuh ketekukanan dan juga dukungan baik itu fasilitas sarana dan prasarana dan dukungan dari Pemerintah, itu yang sangat penting, untuk ekplorasi saja kan butuh dana, dan itu tenaga – tenaga untuk bisa esplorasi ini kan tidak mudah, harus melaksanakn penelitian di lapangan,” katanya.

Sementara, Rektor Universitas Cenderawasih Dr.Onesimus Saheluka dalam kesempatan yang sama mengapresiasi seminar tersebut. Dikatakan, selama ini ilmu pengetahuan di Bidang Biologi masih minim peminatnya, sedang dilain pihak potensi Papua sangat besar, dan sampai hari ini belum bisa di teliti dengan baik.
“Di tanah Papua keanekaragaman sangat melimpah ,oleh kerena itu, kami dari Uncen berterimakasih atas seminar ini, sehingga dari seminar bisa berkontribusi bagi peserta seminar, dan untuk diaplikasikan untuk menjejaki penelitian di Papua,” katanya.

Seminar Biologi tersebut, selain dari universitas Cenderawasih, juga diikuti oleh beberapa instansi terkait, seperti dari kehutanan, kelautan, dan akademisi.(Edy/Papua).

Sumber : BERITA LIMA