Sejarah

I. SEJARAH

1.

PBI didirikan oleh para pakar biologi dan peminat bidang biologi peserta Seminar Ilmiah dan Kongres Nasional Biologi ke – I tanggal 3 – 8 Agustus 1964, di Ciawi, Bogor. Para biologiwan yang hadir pada acara itu antara lain, Ir. Koesnoto, Prof. Dr. D. A. Tisna Amidjaja, Prof. Dr. Ir. Otto Soemarwoto, Anwari Dilmy, dan Ir. Soetomo Soerohaldoko.

2.

Sejak PBI berdiri, organisasi ilmiah ini tidak sepi menyelenggarakan Seminar Ilmiah dan Kongres Biologi, setiap dua tahun di kota yang berbeda.

3.

Ketua Umum dipilih dari peserta Kongres yang hadir yang berasal dari kota atau wilayah calon penyelenggara kongres berikutnya.

4.

Pengurus Pusat hanya seorang Sekjen tanpa struktur dan personalia yang lengkap, sebab sejak berdirinya tahun 1964 sampai Kongres Nasional PBI di Bogor, tanggal 24 – 26 September 1991 organisasi ini belum memiliki Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Program Umum.

5.

Pada Seminar Ilmiah dan Kongres Nasional Biologi ke – XI di Padang, 1989 peserta kongres memandang sangat urgen PBI memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dipuruskankanlah pembentukan Tim Penyusun Rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PBI yang diketuai Dr. S. Abdulkadir dengan sekretaris Tim Ir. Edy Bambang Prasetyo. Tim bekerja selama dua tahun dan hasilnya dilaporkan dan disajikan pada Kongres Nasional Biologi ke – X, tanggal 24 – 26 September 1991 di Bogor.

6.

Rancangan AD&ART dan Program Umum PBI, setelah diperdebatkan pada Sidang Komisi dan Sidang Pleno diterima sebagai Ketetapan dan Keputusan Kongres Nasional Biologi ke – X. Selain itu Kongres memutuskan memilih Prof. Dr. Suwondo Djojosoebagjo sebagai Ketua Umum PBI dengan sekretaris Jenderal Dr. Subadri Abdulkadir. Sejak itu PBI memiliki AD&ART, Program Umum, dan Kepengurusan Lengkap. PBI juga memisahkan pengertian Seminar dan Kongres. Seminar pengertiannya adalah diskusi makalah biologi, sedangkan kongres adalah sidang organisasi. Disebutkan pula dalam Anggaran Dasar Seminar Nasional Biologi diselenggarakan minimal dua tahun sekali. Sejak Kepengurusan itu PBI dapat menerbitkan majalah ilmiah Jurnal Biologi Indonesia sebagai pengganti majalah Berita biologi yang dikembalikan pengeloaannya kepada Puslit Biologi, dan telah dapat memiliki LOGO yang telah dimengerti dan disetujui oleh para anggota. Logo PBI berupa gambar mithocondria pada dasar warna biru. Mithocondria merupakan sumber energi pada sel biota yang melambangkan PBI senantiasa dinamis penuh kekuatan berjuang untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat. Dasar Biru melambangkan luasnya ilmu pengetahuan yang tiada batas.

 

II. TUJUAN PBI

1.

Mewujudkan komunikasi timbale balik yang harmonis antara sesama anggota.

2.

Meningkatkan kemampuan dan penguasaan Iptek bidang biologi bagi anggotanya.

3.

Mewujudkan kemajuan Iptek bidang biologi di Indonesia.

4.

Memanfaatkan secara optimal Iptek bidang biologi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

5.

Mewujudkan jaringan Iptek bidang biologi Nasional dan Internasional.

 

III. FUNGSI ( TUGAS ) PBI

1.

Menghimpun biologiwan dan peminat biologi.

2.

Menampung, memadukan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi anggota.

3.

Membina anggota dalam rangka meningkatkan, mengembangkan penguasaan, penerapan dan pelayanan Iptek bidang biologi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s